GmxArena – itel akhirnya membuka tirai ponsel barunya setelah berminggu-minggu menggoda lewat teaser. A300C resmi meluncur sebagai ponsel berbasis Android Go yang mengedepankan ketangguhan, tetapi tetap dijual dengan harga yang ramah kantong. Posisinya jelas: menyasar pengguna yang butuh perangkat tahan banting tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.
Menurut laporan media, A300C dibanderol 11.000 rupee India, atau setara sekitar Rp1,88 juta dengan asumsi kurs Rp16.500 per dolar AS (sekitar Rp171 per rupee India). Di harga tersebut, pembeli mendapat RAM 4GB dan penyimpanan internal 64GB. Angka itu memang tidak besar, tetapi ada slot microSD yang sanggup menampung kartu hingga 2TB, jadi soal kapasitas sebenarnya tidak perlu terlalu dikhawatirkan.

Jualan utama ponsel ini terletak pada ketangguhannya. itel menyematkan sertifikasi MIL-STD-810H, yang menandakan perangkat sudah melewati serangkaian uji jatuh. Sayangnya, tidak ada rating resmi untuk ketahanan debu dan air, jadi sebaiknya ponsel tetap dijauhkan dari genangan. Sebagai gantinya, itel memberikan jaminan penggantian layar secara gratis selama 100 hari pertama setelah pembelian. Bonus semacam ini cukup melegakan, terutama bagi pengguna yang aktivitasnya padat dan rawan membuat layar tergores atau pecah.
Soal tampilan, layarnya memakai panel LCD berukuran 6,56 inci dengan resolusi 720 x 1612 piksel dan refresh rate 90Hz. Di bagian notch terdapat kamera selfie 5MP, sementara kamera belakangnya memakai sensor 8MP. Untuk kelas harga ini, konfigurasi tersebut sudah cukup untuk kebutuhan foto sehari-hari seperti mendokumentasikan struk, catatan, atau momen ringan, meski jelas bukan pilihan untuk berburu detail.
Baterai 6.000 mAh menjadi salah satu nilai tawar paling menarik. Kapasitas sebesar itu terbilang lebih besar dibanding ponsel murah pada umumnya, dan pengisian dayanya mendukung 18W lewat port USB-C. Selain itu, masih ada jack headphone 3,5 mm yang kini kian langka, plus speaker dengan dukungan suara DTS. Pemindai sidik jarinya dipasang menyatu di tombol power, cara yang praktis dan sudah banyak dipakai ponsel masa kini.
Dapur pacunya memakai chipset Unisoc T7100, chip yang sama dengan yang dipakai itel A90. Sistem operasinya adalah Android 16 Go Edition. Ada satu catatan penting yang perlu diketahui calon pembeli: modemnya hanya mendukung konektivitas 4G. Hal ini belum menjadi masalah besar karena India belum menetapkan tanggal resmi penghentian 4G, namun operator di sana kini sedang sibuk membangun jaringan 5G. Konsekuensinya, chipset yang lebih baru tentu akan terasa lebih menyenangkan dalam jangka panjang.
Meski begitu, sulit rasanya mengeluh melihat harganya. Terlebih lagi, di dalam kotak sudah tersedia charger dan casing, sehingga pembeli tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk aksesori dasar. A300C akan tersedia lewat gerai ritel itel di seluruh India serta melalui kanal penjualan daring.
Pendekatan itel kali ini cukup jelas: menyasar pengguna yang mengutamakan daya tahan baterai dan bodi yang tidak mudah rusak. Bayangkan pekerja lapangan yang harus bolak-balik ke lokasi, atau pengguna di daerah dengan akses listrik terbatas yang butuh ponsel tetap menyala berhari-hari. Kombinasi baterai 6.000 mAh dan sertifikasi uji jatuh memang dirancang untuk kebutuhan seperti itu, bukan untuk berkompetisi di arena benchmark.
Kalau melihat pola itel selama ini, mereka memang rajin menggarap segmen ponsel murah dengan spesifikasi yang terasa masuk akal. Sebelumnya ada A100 Pro dengan layar 6,6 inci dan baterai 5.000 mAh, juga Zeno 100 yang mengusung ketangguhan kelas militer. A300C seolah melanjutkan benang merah tersebut, dengan tambahan kapasitas baterai yang lebih besar dan layar ber-refresh rate 90Hz.
Belum ada informasi apakah A300C akan masuk ke pasar Indonesia atau tidak. Jika iya, ponsel seperti ini biasanya punya ceruk pasar sendiri, terutama sebagai ponsel kerja, ponsel kedua, atau perangkat untuk orang tua yang lebih mengutamakan kesederhanaan dan daya tahan ketimbang performa. Untuk sekarang, kita hanya bisa menunggu pengumuman resmi berikutnya dari itel.
| Spesifikasi | itel A300C |
|---|---|
| Layar | LCD 6,56 inci, 720 x 1612 piksel, refresh rate 90Hz |
| Chipset | Unisoc T7100 |
| RAM | 4GB |
| Penyimpanan | 64GB, bisa diperluas lewat microSD hingga 2TB |
| Kamera Belakang | 8MP |
| Kamera Depan | 5MP (di bagian notch) |
| Baterai | 6.000 mAh, pengisian 18W via USB-C |
| Sistem Operasi | Android 16 Go Edition |
| Ketahanan | Sertifikasi MIL-STD-810H (lolos uji jatuh), tanpa rating resmi debu dan air |
| Audio | Speaker dengan DTS sound, jack headphone 3,5 mm |
| Keamanan | Pemindai sidik jari di tombol power |
| Jaringan | 4G |
| Isi Kotak | Unit ponsel, charger, dan casing |
| Bonus | Penggantian layar gratis selama 100 hari pertama |
| Harga | 11.000 rupee India (sekitar Rp1,88 juta, asumsi kurs Rp16.500/US$ atau Rp171/rupee India) |
