in

Review Xperia 10 VIII: Nyaris Sama Seperti dengan Seri Sebelumnya, tapi Harga Lebih Mahal

GmxArena – Sony memang selalu punya gaya sendiri dalam meracik ponsel, dan Xperia 10 VIII kembali menjadi buktinya. Di tengah tren industri yang makin seragam, Sony memilih jalan yang berbeda dengan desain utilitarian dan kesan retro yang kental. Namun setelah ditelusuri lebih dalam, perangkat ini nyaris tak berubah dari generasi sebelumnya, baik dari sisi layar, chipset Snapdragon 6 Gen 3, hingga baterai 5.000 mAh. Lantas, apakah masih layak untuk dibeli?

Kesan Pertama dan Isi Kotak Penjualan

Kotak penjualan Xperia 10 VIII tetap mengusung konsep ramah lingkungan, berbahan serat bambu dan gula tebu. Sayangnya, Sony tidak lagi menyertakan charger maupun kabel USB sejak era Xperia 10 VI. Untungnya, perangkat ini mendukung pengisian cepat USB-PD hingga 30W, sehingga Anda tetap punya banyak opsi adaptor yang terjangkau.

Desain yang Tetap “Kuno”

Dari segi tampilan, hampir tidak ada yang berubah. Panel belakang masih memakai plastik yang justru memberi kesan khas dan cukup unik di tahun 2026, sementara bagian depan dilindungi Gorilla Glass Victus 2. Tersedia sertifikasi IP65/IP68 yang membuatnya tahan debu dan air hingga kedalaman 1,5 meter selama 30 menit. Yang menarik, bezel atas dan bawah masih cukup tebal, menghadirkan ruang untuk speaker stereo menghadap pengguna serta kamera selfie yang tidak mengganggu layar. Tombol shutter khusus ala kamera juga tetap hadir, bersama jack audio 3,5 mm dan slot microSD.

Layar, Baterai, dan Speaker

Panel OLED 6,1 inci dengan refresh rate 120Hz kini 50 persen lebih terang, mencapai 1.509 nits dalam mode otomatis, cukup nyaman digunakan di luar ruangan. Sayangnya, daya tahan baterai hanya rata-rata dan pengisian dayanya termasuk paling lambat di kelasnya. Speaker depan memang terdengar lebih bersih dengan bass lebih dalam, namun volumenya justru sedikit menurun dibanding pendahulunya.

Software dan Performa

Android 16 yang diusungnya terasa sangat bersih, bahkan lebih mendekati Android murni dibanding banyak ponsel lain. Sony menjanjikan empat tahun pembaruan sistem dan enam tahun patch keamanan. Sayangnya, di balik itu semua, performanya identik dengan Xperia 10 VII karena masih mengandalkan chipset yang sama.

Kamera dan Kesimpulan

Sektor kamera juga diwariskan begitu saja dari model sebelumnya. Hasil foto utama di siang hari cukup baik, tetapi mode malam dan kamera ultrawide masih jauh dari memuaskan. Harga peluncuran 600 euro atau 550 poundsterling jelas melampaui apa yang ditawarkan, terlebih pendahulunya diluncurkan di harga 450 euro. Pada harga tersebut, ponsel seperti Google Pixel 10a, Samsung Galaxy A57, Poco X8 Pro, atau Nothing Phone (4a) menawarkan nilai yang jauh lebih baik. Jika harganya turun ke kisaran 350 euro, Xperia 10 VIII bisa menjadi pilihan niche yang menarik. Namun dengan harga saat ini, sangat sulit untuk merekomendasikannya.

Dimensi & Bobot 153,0 x 72,0 x 8,3 mm; 168 gram
Layar OLED 6,1 inci, 120Hz, 1080 x 2340 px, 422ppi, HDR
Chipset Snapdragon 6 Gen 3 (4 nm)
Memori 128GB + 8GB RAM, microSDXC
Kamera Belakang 50 MP (utama, OIS) + 13 MP (ultrawide)
Kamera Depan 8 MP
Baterai 5.000 mAh, USB-PD 30W
Sistem Operasi Android 16, 4 tahun update utama
Konektivitas 5G, eSIM, Wi-Fi 6e, Bluetooth 5.4, NFC
Lainnya IP65/IP68, jack 3,5 mm, fingerprint samping

Kelebihan

– Bodinya ringkas dan ringan.
– Layar OLED 120Hz tajam dengan kecerahan outdoor lebih baik.
– Tahan debu dan air IP65/IP68.
– Speaker stereo depan dengan kualitas suara lebih baik.
– Masih ada jack 3,5 mm dan slot microSD.

Kekurangan

– Harga peluncuran terlalu mahal.
– Hampir tanpa peningkatan berarti dari Xperia 10 VII.
– Daya tahan baterai hanya rata-rata.
– Pengisian daya sangat lambat.
– Kamera tertinggal dari para pesaing.

Written by Nia Rahmawati