GmxArena – Samsung kembali mengguncang pasar ponsel lipat dengan kehadiran Galaxy Z Fold8 Ultra. Menyusul masuknya Galaxy Z Fold8 yang lebih lebar dan pendek tahun ini, penerus Z Fold7 itu kini mengemban status “Ultra” di lini flagship lipat Samsung. Pertanyaannya, apakah peningkatan ini hanya sekadar ganti nama, atau ada yang lebih substansial di baliknya?
Jika Z Fold7 sebelumnya membawa lompatan besar pada sektor hardware, Z Fold8 Ultra justru menyempurnakan apa yang sudah ada. Dari luar, perubahannya memang tidak dramatis. Namun di dalamnya, hampir semua elemen penting mendapat sentuhan baru.
Performa dan Perangkat Keras yang Diupgrade
Jantung ponsel ini kini ditenagai chip terbaru, Snapdragon 8 Elite Gen 5 (for Galaxy), yang menjanjikan kinerja gahar untuk multitasking maupun gaming. Layar lipat utamanya juga mendapatkan teknologi Flex Titanium – lapisan paduan titanium tipis di bawah panel OLED yang membuatnya lebih kokoh, dan yang paling penting, lipatan layar (crease) kini jauh lebih samar, baik terlihat maupun terasa saat disentuh. Ditambah lapisan anti-reflektif, layar 8 inci beresolusi lebih tinggi ini nyaman digunakan di bawah terik matahari.
Sektor kamera pun tak ketinggalan. Kamera ultrawide baru 50 MP membawa setup kameranya semakin dekat dengan flagship Samsung kelas S26 Ultra. Baterai juga membengkak 14 persen menjadi 5.000 mAh, dan pengisian daya kabel naik dari 25W menjadi 45W – peningkatan yang sudah lama dinanti para pengguna setia seri Fold.
Layar, Baterai, dan Pengisian yang Kompetitif
Hasil pengujian laboratorium kami menunjukkan layar utama mampu menembus kecerahan puncak hampir 3.000 nits, sementara layar cover 6,5 inci juga tampil mengesankan. Dengan refresh rate adaptif 120Hz yang bisa turun hingga 1Hz saat idle, konsumsi daya tetap terkendali.
Untuk baterai, pengujian GmxArena mencatat durasi pemakaian aktif 15 jam 40 menit – peningkatan signifikan dibanding Z Fold7 yang hanya 12 jam 55 menit. Namun, jika dibandingkan pesaing dengan baterai 6.000 mAh, Z Fold8 Ultra masih tertinggal. Sementara itu, pengisian daya 45W mampu mengisi 71 persen baterai hanya dalam 30 menit, lompatan besar dari 53 persen milik Z Fold7.

amera: Andal di Siang Hari, Biasa Saja di Malam Hari
Kamera utama 200 MP menghasilkan foto luar biasa di kondisi terang – rentang dinamis lebar, kontras baik, dan warna yang memanjakan mata. Kamera ultrawide juga layak diacungi jempol, tajam dan detail baik di luar maupun dalam ruangan. Sayangnya, hasil di malam hari masih biasa saja: foto terlihat lunak dan noise cukup menonjol, meski mode Night membantu membersihkannya. Kamera telephoto 3x juga kurang meyakinkan, dengan penajaman berlebihan yang membuat dedaunan terlihat artifisial.
Software dan Dukungan Jangka Panjang
Menjalankan Android 17 dengan One UI 9, Z Fold8 Ultra menjadi salah satu ponsel pertama yang membawa sistem operasi terbaru Google tersebut langsung dari kotak. Berbagai kecerdasan buatan Gemini AI dan Galaxy AI turut memperkaya pengalaman multitasking. Dukungan hingga 7 tahun pembaruan OS menjadikannya investasi jangka panjang yang menarik. Satu-satunya catatan kecil adalah kualitas speaker stereo yang terdengar lebih redup dibanding pendahulunya.
Kesimpulan
Dibanderol mulai 2.100 dolar AS (sekitar Rp34 juta), Z Fold8 Ultra memang bukan ponsel murah. Namun, dengan layar lebih baik, baterai lebih besar, pengisian lebih cepat, dan kamera ultrawide baru, Samsung akhirnya menunjukkan keseriusannya melawan kompetisi yang kian sengit. Bagi yang menginginkan foldable terbaik dari Samsung saat ini, Z Fold8 Ultra adalah jawabannya – meski rival seperti Honor Magic V6 dan Oppo Find N6 masih menawarkan nilai lebih dengan harga lebih ramah.
| Spesifikasi | Detail |
|---|---|
| Dimensi & Berat | 158,4 x 143,2 x 4,1 mm; 215 gram |
| Layar Utama | 8,0 inci Foldable Dynamic LTPO AMOLED 2X, 120Hz, HDR10+, 3000 nits, 2256 x 2504 piksel, teknologi Flex Titanium |
| Layar Cover | 6,5 inci Dynamic LTPO AMOLED 2X, 120Hz, 1080 x 2520 piksel, Gorilla Glass Ceramic 3 |
| Chipset | Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5 (3nm, for Galaxy) |
| Memori | 256GB/12GB RAM, 512GB/12GB RAM, 512GB/16GB RAM, 1TB/16GB RAM; UFS 4.x |
| OS | Android 17, One UI 9, hingga 7 tahun pembaruan OS |
| Kamera Belakang | 200 MP (wide, f/1.7, OIS) + 10 MP (telephoto 3x, f/2.4, OIS) + 50 MP (ultrawide 120 derajat, f/1.9) |
| Kamera Depan | 10 MP (layar utama, 18mm) + 10 MP (cover, 18mm) |
| Video | 8K@30fps, 4K@120fps, 10-bit HDR, gyro-EIS |
| Baterai | 5.000 mAh silicon-carbon; 45W wired (71% dalam 30 menit), 25W wireless, reverse wireless 4,5W |
| Ketahanan | IP48 (tahan debu dan air hingga 1,5 meter/30 menit), rangka Advanced Armor aluminum |
| Konektivitas | 5G, eSIM, Wi-Fi 7, Bluetooth 6.0, NFC, UWB |
| Fitur Lain | Sidik jari samping, speaker stereo, Samsung DeX, USB video output |
