Motorola akhirnya menghadirkan Razr Fold ke pasaran setelah pertama kali diperkenalkan pada awal Januari lalu. Meski sempat menunggu cukup lama, kehadirannya kini semakin terasa—terlebih perangkat ini tiba di meja redaksi bersama dengan Moto Pen Ultra. Lantas, apa yang membuat Razr Fold begitu istimewa?
Ini adalah ponsel lipat model buku pertama dari Motorola, setelah sebelumnya dikenal lewat deretan Razr clamshell yang ikonik. Dengan layar terbesar, bobot paling berat di kelasnya, serta desain yang terbilang mewah, Razr Fold jelas bukan sekadar ponsel lipat biasa.
Dari segi gaya, Razr Fold mengusung tampilan yang lebih beraroma bisnis ketimbang desainer—sebuah langkah yang cukup berani di tengah tren saat ini. Perangkat ini menjadi yang pertama menggunakan pelindung Gorilla Glass Ceramic 3 untuk layar sampulnya, dipadukan dengan engsel baja antikarat dan rangka aluminium. Tak hanya itu, Razr Fold juga mengantongi sertifikasi IP48/IP49 yang menandakan ketahanannya terhadap cipratan air bertekanan tinggi, meski belum sepenuhnya kedap debu.
Bintang utama dari ponsel ini tentu saja layar lipatnya yang berukuran 8,1 inci dengan panel LTPO OLED, kerapatan 410 ppi, kedalaman warna 10-bit, dan refresh rate 120 Hz. Layar ini juga mendukung standar HDR10+ serta Dolby Vision untuk pengalaman menonton yang maksimal. Sementara layar sampulnya juga tak kalah mengesankan, dengan panel 6,6 inci resolusi 1080p, refresh rate 165 Hz, dan dukungan HDR yang setara.
Di sektor performa, Razr Fold ditenagai chipset Snapdragon 8 Gen 5 dengan RAM hingga 16 GB—menjadikannya perangkat dengan prosesor kedua terbaik dari Qualcomm, setelah varian Elite. Sektor fotografi mengandalkan tiga kamera 50 MP di bagian belakang yang diadopsi dari seri Motorola Signature, terdiri dari kamera utama sudut lebar, telefoto 3x, dan ultrawide dengan kemampuan makro. Sedangkan kamera depan terbagi menjadi dua: 32 MP di layar sampul dan 20 MP di layar dalam, yang meski tidak terlalu spektakuler, tetap mumpuni untuk kebutuhan harian.
Razr Fold juga dilengkapi speaker stereo Dolby Atmos yang disetel oleh Bose, serta baterai 6.000 mAh berbasis silikon-karbon dengan dukungan pengisian cepat 80W kabel, 50W nirkabel, dan 5W reverse wireless. Sistem operasi Android 16 sudah tersedia sejak pertama kali dinyalakan, dengan jaminan pembaruan utama hingga 7 kali ke depan.
Dengan segala keunggulan yang ditawarkan, Motorola Razr Fold jelas menjadi salah satu pesaing serius di pasar ponsel lipat premium. Cocok bagi mereka yang mengutamakan produktivitas, kenyamanan visual, serta gaya yang matang dan berkelas.
