GmxArena – Sanksi Amerika Serikat mungkin telah menyingkirkan Huawei dari panggung pasar ponsel global, namun di dalam negerinya, perusahaan asal Shenzhen ini tetap menjadi kekuatan dominan. Bahkan, pangsa pasar mereka baru-baru ini mencatat angka tertinggi dalam beberapa tahun terakhir. Sesekali, salah satu flagship-nya berhasil menembus batas negara dan hadir untuk para penggemar setia – salah satunya adalah Huawei Pura 90s Pro Max yang kini kami ulas.

Desain dan Layar: Perpaduan Elegan dengan Identitas Kuat
Pura 90s Pro Max hadir sebagai edisi spesial dari model Tiongkok, dijuluki sebagai ponsel liburan dengan warna-warna eksterior segar dan kamera yang menonjol. Bodi kacanya besar dengan susunan kamera segitiga khas di bagian belakang yang seukuran casing earbuds. Layar 6,9 inci LTPO OLED dengan resolusi 1.308p, kedalaman warna 10-bit, dan dukungan HDR dilindungi kaca Kunlun generasi terbaru yang anti-silau dan anti-bekas jari. Layarnya cerah, tajam, dan menjadi pilihan ideal untuk menikmati konten multimedia, didukung speaker stereo yang nyaring dengan kualitas suara yang sangat baik.
Dalam kotak penjualannya, Huawei terbilang murah hati. Pengguna langsung mendapat charger 100W, kabel USB-C, dan pelindung case transparan – kelengkapan yang jarang ditemukan pada flagship masa kini. Sayangnya, satu hal yang belum beres adalah sensor sidik jari di bawah layar; Pura 90s Pro Max masih mengandalkan pemindai yang dipasang di sisi samping.
Kamera: Jantung dari Semua yang Hebat
Di sinilah Pura 90s Pro Max benar-benar bersinar. Kamera utama 50 MP dengan aperture variabel mampu menyesuaikan cahaya secara otomatis. Ada kamera ultrawide 40 MP dengan fokus otomatis dan dukungan makro, serta kamera telephoto 200 MP dengan zoom optik 4x dan zoom lossless hingga 20x yang bahkan berfungsi saat merekam video. Dibantu laser dan sensor spektrum warna, hasil foto dan videonya sungguh mengesankan – tajam, hidup, dan stabil di semua lensa. Kamera depannya 13 MP ultrawide dengan autofokus juga menghasilkan selfie yang memuaskan.
Performa dan Baterai: Titik Lemah yang Jujur
Sayangnya, tidak semua yang berkilau itu emas. Chip Kirin 9030S yang ditenagai node 5nm masih berada di level menengah, dan performa GPU-nya justru menurun dibanding pendahulunya. Untuk game sesekali, ia masih sanggup, namun untuk harga di atas 1.000 euro, ini menjadi kekecewaan tersendiri. Baterai 5.400-5.500 mAh dengan pengisian kabel 100W dan nirkabel 80W adalah kabar baik, meski kecepatan pengisiannya dirasa masih bisa lebih cepat.
Software: EMUI 16, Tanpa Layanan Google
Inilah dilema besar Huawei. Pura 90s Pro Max berjalan di EMUI 16 dengan inti Android 16 – sebuah terobosan, mengingat versi EMUI sebelumnya bertahun-tahun terjebak di Android 12. Namun, Google Mobile Services tetap tidak tersedia. Sebagian besar pengguna dapat bertahan melalui berbagai solusi seperti GBox, dan EMUI sendiri sangat kaya fitur kustomisasi. Hanya saja, cepat atau lambat Anda akan menemukan aplikasi yang menolak berjalan, dan tidak semua orang mau repot menginstal aplikasi dari luar toko resmi.

Kesimpulan
Dengan harga sekitar 1.199 euro, Pura 90s Pro Max adalah ponsel yang menarik namun menargetkan audiens yang sangat spesifik. Jika kamera menjadi prioritas utama, kompromi-komprominya mungkin mudah dimaafkan. Jika tidak, ada pengalaman flagship yang lebih lengkap di harga yang sama. Di kelasnya, ponsel-ponsel seperti Xiaomi 17 Ultra dan Oppo Find X9 Ultra menawarkan chip yang jauh lebih bertenaga, layar setara, dan tentu saja akses penuh ke layanan Google.
Namun, tak dapat dipungkiri bahwa dukungan 5G kini hadir di varian global, dan konektivitas seperti Wi-Fi 7 serta Bluetooth 6.0 turut melengkapi paketnya. Bagi penggemar sejati fotografi ponsel yang rela meninggalkan ekosistem Google, Huawei tetap membuktikan bahwa mereka belum kehilangan sentuhan ajaibnya.
Spesifikasi Lengkap Huawei Pura 90s Pro Max
| Spesifikasi | Detail |
|---|---|
| Dimensi & Berat | 164,0 x 77,1 x 8,1 mm; 231 gram |
| Layar | 6,9 inci LTPO OLED, 1B warna, 120Hz, HDR, 1308 x 2880 piksel, 460ppi, lapisan anti-reflektif |
| Chipset | Huawei Kirin 9030S (5nm) |
| Memori | 256GB/12GB RAM, 512GB/12GB RAM; UFS |
| OS | Android 16, EMUI 16 (tanpa Google Mobile Services) |
| Kamera Belakang | 50 MP (wide, f/1.4-4.0, aperture variabel, OIS) + 200 MP (telephoto 4x, f/2.6, OIS) + 40 MP (ultrawide 13mm, f/2.2, AF, makro) |
| Kamera Depan | 13 MP ultrawide, f/2.0, autofokus |
| Video | 4K@30fps, 1080p@30fps, HDR, gyro-EIS, OIS |
| Baterai | 6.000 mAh (tipe); 100W wired, 80W wireless, 18W reverse wired |
| Ketahanan | IP68/IP69 (tahan debu, semprotan air bertekanan tinggi, rendam hingga 2 meter/30 menit), kaca Kunlun |
| Konektivitas | 5G, eSIM, Wi-Fi 7, Bluetooth 6.0, NFC, Infrared port |
| Fitur Lain | Sidik jari samping, speaker stereo |
