GmxArena – Model seri Galaxy FE selalu mendapat tempat istimewa di hati para penggemar setia Galaxy. Namun, Samsung tampaknya bermain cukup berani dengan kehadiran Galaxy S26 FE. Pada pengumuman resminya, ponsel ini bahkan sempat dijuluki sebagai “Galaxy S26 AI dan Galaxy S25 FE Part 2”, dan julukan itu masih kami pertahankan hingga hari ini.
Secara spesifikasi, Galaxy S26 FE nyaris identik dengan pendahulunya. Layar 6,7 inci, sistem tiga kamera, kapasitas baterai dan kecepatan pengisian daya, hingga rasa saat digenggam, semuanya tetap sama. Bagi pengguna yang menginginkan formula FE yang sudah terbukti, kabar ini tentu bukan hal yang mengecewakan. Samsung memilih jalan aman dengan menyempurnakan paket yang sudah ada ketimbang melakukan perombakan besar-besaran. Salah satu perbedaan yang paling mudah terlihat adalah kehadiran pulau kamera (camera island) di bagian belakang, sementara pendahulunya menempatkan modul kamera rata dengan panel bodi.

Lantas apa yang berubah? Jawabannya terletak pada chipset dan perangkat lunak. Galaxy S26 FE kini ditenagai chipset Exynos 2500 berfabrikasi 3nm, menggantikan Exynos 2400 4nm pada generasi sebelumnya. Inti prosesor yang lebih baru dijanjikan menghadirkan aplikasi yang lebih responsif. GPU berbasis AMD RDNA 3 juga mengantongi hingga 33 persen lebih banyak work group, sementara NPU-nya memiliki 40 persen lebih banyak unit komputasi.
Di sektor perangkat lunak, Galaxy S26 FE menjadi model pertama di serinya yang langsung mengusung One UI 9 sejak kali pertama dinyalakan. Ada banyak fitur kecerdasan buatan baru yang tersemat di ponsel ini. Now Brief kini menawarkan kartu ringkasan yang lebih personal dan mudah disesuaikan, sementara Now Nudge dapat menampilkan saran kontekstual dari aplikasi pihak ketiga serta notifikasi pilihan. Circle to Search kini mampu mengenali banyak objek dalam satu gambar, dan Photo Assist mendukung pengeditan berbasis bahasa alami, termasuk menambah atau memulihkan elemen dalam foto. Ada pula Gemini Omni untuk membuat serta mengedit klip video dari konten Galeri, dan My FanCam yang menggunakan AI untuk melacak subjek serta menjaganya tetap berada di tengah bingkai secara otomatis.
Sebelum kembali sibuk mengulas tumpukan ponsel yang sudah mengantre, mari kita buka kotak penjualan Galaxy S26 FE. Tidak mengejutkan, isi kemasannya hanya berupa kabel USB-C. Anda tetap perlu menyiapkan casing pelindung dan adaptor charger sendiri, persis seperti kebiasaan Samsung pada beberapa generasi terakhir.
Galaxy S26 FE hadir dalam pilihan warna Blueberry, Pistachio, dan Graphite dengan kapasitas penyimpanan 128GB, 256GB, atau 512GB. Harga jualnya dibanderol mulai dari 700 dolar AS, atau setara 700 euro dan 700 pound sterling.

| Spesifikasi | Detail |
|---|---|
| Layar | 6,7 inci, mengikuti spesifikasi Galaxy S25 FE |
| Chipset | Samsung Exynos 2500 (3 nm) |
| GPU & NPU | AMD RDNA 3 (hingga 33% lebih banyak work group); NPU 40% lebih banyak unit komputasi |
| Sistem Operasi | Android 16, One UI 9 (pertama di serinya sejak awal) |
| Kamera Belakang | Triple kamera, sama dengan pendahulunya |
| Baterai & Pengisian | Sama dengan Galaxy S25 FE |
| Desain | Pulau kamera (camera island) di bagian belakang |
| Warna | Blueberry, Pistachio, Graphite |
| Memori | 128GB, 256GB, 512GB |
| Isi Kotak | Kabel USB-C (casing dan charger dijual terpisah) |
| Harga | Mulai $700 / €700 / £700 |
