in

Review Samsung Galaxy Watch9: Beralih ke Snapdragon, tapi Baterai Masih Jadi Titik Lemah

GmxArena – Samsung Galaxy Watch Ultra2 berhasil mencuri sorotan sepanjang tahun ini. Di balik kesuksesannya, Galaxy Watch9 terkesan sekadar pelengkap. Namun jangan salah, jam tangan ini membawa sejumlah peningkatan hardware yang layak untuk disimak.

Pembaruan paling signifikan ada pada sektor chipset. Untuk pertama kalinya, lini Galaxy Watch meninggalkan silikon Exynos besutan Samsung dan beralih ke Snapdragon Wear Elite dari Qualcomm. Hal yang menarik, Galaxy Watch9 yang jauh lebih terjangkau justru dibekali chip yang sama dengan Galaxy Watch Ultra2. SoC ini diklaim memberikan peningkatan performa CPU hingga 32 persen, GPU 19 persen, serta akurasi GPS yang lebih andal bahkan di kawasan hutan lebat.

Kapasitas baterai pun ikut dinaikkan. Varian 40mm kini membawa baterai 390 mAh, naik dari sebelumnya 325 mAh. Sementara varian 44mm hanya menerima peningkatan tipis dari 435 mAh menjadi 445 mAh.

Dari sisi desain, tidak banyak yang berubah. Galaxy Watch9 mempertahankan bahasa desain pendahulunya nyaris tanpa perbedaan. Satu-satunya perubahan adalah bobot yang bertambah dua gram, kemungkinan besar karena baterai yang lebih besar. Pilihan warnanya tetap Graphite dan Silver, dan kami menguji varian 40mm Silver.

Level proteksinya juga sama. Sertifikasi IP68 membuatnya tahan debu dan air, serta sanggup bertahan di kedalaman hingga 50 meter (5ATM). Casing memakai Armor Aluminum 2, meski bagian bawah tempat sensor masih berbahan plastik. Untungnya layar dilindungi kaca safir yang nyaris mustahil tergores.

Sistem tali pengikat kini mengadopsi Dynamic Lug yang memungkinkan penggantian strap dengan cepat. Namun mekanisme kuncinya bersifat propietary, sehingga tali jam standar tidak kompatibel. Strap bawaan berupa silikon lembut yang ringan dan nyaman di tangan.

Daya tahan baterai masih menjadi kelemahan utama. Dalam uji GmxArena, varian 40mm hanya sanggup bertahan sedikit di atas 24 jam dengan pendakian tiga jam menggunakan pelacakan GPS. Gantilah dengan latihan dalam ruangan, kemungkinan bertahan satu setengah hingga dua hari, dan itu masih kata mungkin. Mengaktifkan always-on display bahkan memangkasnya menjadi di bawah 24 jam.

Kendati baterainya lebih besar dari dua generasi sebelumnya, keuntungannya nyaris tak terasa. Pengisian daya lewat pad nirkabel 10W yang disertakan membutuhkan sekitar satu setengah jam untuk mencapai 100 persen.

Softwarenya berjalan di One UI Watch 9 berbasis Wear OS 7. Samsung untuk pertama kalinya berkomitmen memberikan pembaruan sistem operasi utama selama lima tahun, sebuah janji yang jarang ditemui di jagat wearable.

Fitur baru yang menonjol adalah raise-to-talk, cukup mengangkat pergelangan tangan dan memerintah asisten Gemini. Sayangnya dalam praktiknya, fitur ini kerap tidak merespons. Di sisi kesehatan, Samsung Health kini menyuguhkan skor kesehatan jantung dan indeks kebugaran menyeluruh, plus pemantauan kebisingan lingkungan dan peringatan saat latihan berlebihan. Sayangnya, mode Trail Run dan Diving hanya eksklusif di Galaxy Watch Ultra2.

Galaxy Watch9 dibanderol mulai USD 380/EUR 410 untuk varian 40mm dan USD 410/EUR 440 untuk varian 44mm. Tambahan USD 50/EUR 50 untuk konektivitas LTE.

Secara terpisah, Galaxy Watch9 adalah smartwatch yang hebat, tetapi tidak lagi unik. Dengan baterai yang biasa saja, desain yang tak berubah, dan pembaruan yang minim, sejumlah alternatif menawarkan nilai lebih baik – termasuk jajaran Galaxy Watch8 yang lebih terjangkau.

Spesifikasi Samsung Galaxy Watch9

Komponen Spesifikasi
Dimensi & Bobot 42,7 x 40,4 x 8,6 mm (40mm) / 46,0 x 43,7 x 8,6 mm (44mm); 32 g / 34 g
Bodi Depan kaca safir, rangka aluminium Armor Aluminum 2, bawah sensor plastik; bersertifikat ECG dan monitor tekanan darah
Layar 1,34 inci (40mm) / 1,47 inci (44mm) Super AMOLED; kecerahan puncak 3000 nits; resolusi 438 x 438 px / 480 x 480 px; 327 ppi
Chipset Snapdragon SW6100 Wear Elite (3 nm); CPU penta-core 1 x 2,1 GHz + 4 x 1,95 GHz
Memori 32 GB penyimpanan internal, 2 GB RAM
Sistem Operasi Wear OS 7, One UI Watch 9; jaminan pembaruan OS 5 tahun
Kamera Tidak ada
Baterai 390 mAh (40mm) / 445 mAh (44mm); pengisian nirkabel 10W
Konektivitas LTE, eSIM, Wi-Fi 4, Bluetooth 6.0, NFC
Perlindungan IP68 tahan debu dan air; MIL-STD-810H; kedalaman hingga 50 m (5ATM)
Sensor Akselerometer, giroskop, detak jantung, barometer, altimeter, kompas, SpO2, suhu kulit, BioActive, indeks antioksidan

Written by Nia Rahmawati